Minggu, September 6, 2026

Berita.Indotrenesia

Update Seputar Berita Trending Update Terkini dan Terpercaya

Internasional

Trump Sebut Perang Iran Masalah Kecil Dibanding Vietnam

Oleh: Redaksi Indotrenesia / Ahmad Fauzi

WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat Donald Trump meremehkan eskalasi konflik militer dalam Perang AS vs Iran dengan menyebutnya sebagai masalah kecil jika dibandingkan dengan dampak Perang Vietnam. Trump menyoroti jumlah korban jiwa warga Amerika Serikat yang dinilainya jauh lebih sedikit dalam konfrontasi militer di Timur Tengah tersebut.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa sejauh ini tercatat 18 warga Amerika Serikat yang tewas akibat konflik tersebut. Angka ini ia kontraskan dengan statistik kematian dalam Perang Vietnam yang mencapai 100.000 orang.

Ancaman Serangan Militer ke Lokasi Cadangan Uranium Iran

Trump menggambarkan rangkaian serangan militer yang dilancarkan armada militer Amerika Serikat terhadap posisi Iran masih berlangsung secara sporadis. Kendati menilai skala konflik masih terbatas, pimpinan Gedung Putih tersebut melayangkan ancaman penyerangan ke titik strategis baru di wilayah Iran.

Ia mengancam bakal menyerang kawasan Pickaxe Mountain. Wilayah pegunungan tersebut ditengarai memiliki jaringan terowongan bawah tanah yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan cadangan uranium yang diperkaya milik Iran.

Harga Solar Amerika Serikat Tembus Rekor Tertinggi

Di tengah pernyataan optimistis pemerintah terkait skala pertempuran, dampak ekonomi imbas pecahnya kembali pertempuran di Timur Tengah mulai menghantam sektor domestik Amerika Serikat. Harga rata-rata bahan bakar jenis solar di tingkat konsumen telah menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Data terbaru American Automobile Association mencatat harga rata-rata satu galon solar di Amerika Serikat kini telah menyentuh angka USD 5,85. Lonjakan harga energi ini dipicu langsung oleh gangguan rantai pasokan global akibat perang di Timur Tengah yang berpadu dengan ketegangan geopolitik akibat perang Rusia di Ukraina.

Penurunan tajam pasokan cadangan solar nasional makin mempergenting kondisi pasar energi domestik. Situasi ini berpotensi memicu kenaikan harga bahan bakar lebih lanjut, mengingat negara-negara bagian pusat pertanian di berbagai wilayah Amerika Serikat saat ini mulai memasuki musim tanam dan panen yang membutuhkan konsumsi BBM skala besar.

Sumber referensi: Berita Terkini dan Informasi Terbaru Hari Ini – SINDOnews — Baca sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *