ISLAMABAD — Komite pertahanan politik strategis yang melibatkan Pakistan, Turki, dan Arab Saudi dijadwalkan menggelar pertemuan darurat pada pekan depan. Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan untuk merumuskan langkah menghadapi intensitas serangan kelompok Houthi yang mengarah ke wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Kepastian agenda tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, saat memberikan keterangan resmi kepada awak media di Islamabad.
Fokus Utama Agenda Komite Strategis
Pembentukan ruang diskusi darurat ini berjalan di bawah kerangka pakta kerja sama pertahanan tiga negara. Menurut keterangan Ishaq Dar, konsolidasi yang mendesak ini diinisiasi sebagai respons langsung atas potensi ancaman keamanan kawasan yang dialami Arab Saudi.
Dalam pernyataannya di Islamabad, agenda tunggal yang menjadi pendorong utama koordinasi ini adalah serangan kelompok Houthi terhadap wilayah Kerajaan.
Pertemuan darurat komite pertahanan politik strategis di bawah pakta antara Pakistan, Turki, dan Arab Saudi diselenggarakan pekan depan untuk berfokus pada serangan Houthi terhadap Kerajaan.
Koordinasi Pertahanan Tiga Negara
Pakta antara Pakistan, Turki, dan Arab Saudi ini mengoptimalkan mekanisme komite pertahanan politik strategis guna menyelaraskan pandangan dan tindakan para anggotanya. Pertemuan pekan depan diantisipasi menjadi momentum krusial bagi ketiga negara untuk membahas eskalasi situasi keamanan dari serangan tersebut.
Hingga keterangan ini disampaikan di Islamabad, perincian teknis mengenai lokasi pasti pelaksanaan sidang komite maupun daftar lengkap pejabat yang akan hadir mendampingi para menteri belum dipublikasikan lebih lanjut.

