Kompetisi kuliner yang mempertemukan cita rasa dua negara menghasilkan inovasi sajian penutup bernama songpyeon red ginger. Kudapan ini merupakan hasil penggabungan antara kue beras tradisional asal Korea dengan wedang ronde yang lekat dengan tradisi Indonesia.
Ajang yang mempertemukan kreativitas para peserta tersebut bernama Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest. Acara perlombaan ini diselenggarakan secara resmi oleh Kedutaan Besar Republik Korea.
Kolaborasi Kuliner Livia dan Claudia
Keberhasilan meracik hidangan hibrida tersebut membawa dua nama keluar sebagai pemenang. Mereka adalah Livia Putri Budiana dan Claudia Maria Atmadjaja yang dinilai sukses memadukan elemen kuliner khas dari masing-masing negara ke dalam satu sajian.
Melalui kreasi songpyeon red ginger, keduanya mampu menonjolkan karakteristik rasa kue beras Korea yang berpadu harmonis dengan kehangatan wedang ronde khas Indonesia. Pemenang diumumkan setelah melalui penjurian ketat dalam kompetisi kolaboratif yang diinisiasi oleh perwakilan diplomatik Korea Selatan tersebut.
Dinamika Kompetisi Sweet Connection
Ajang Sweet Connection: Korea-Indonesia Collaborated Dessert Contest dirancang sebagai wadah pertukaran budaya melalui jalur gastronomi. Keterlibatan peserta diuji dalam menciptakan produk makanan penutup yang tidak hanya memiliki cita rasa tinggi, tetapi juga merepresentasikan jembatan kuliner antara Korea dan Indonesia.
Pencapaian Livia Putri Budiana dan Claudia Maria Atmadjaja lewat songpyeon red ginger menegaskan potensi eksplorasi bahan pangan tradisional lokal apabila dikombinasikan dengan teknik serta bahan khas dari tradisi kuliner Asia Timur.

