Operasi pemadaman terhadap peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas (TNWK) yang terletak di wilayah Kabupaten Lampung Timur masih terus berlangsung hingga saat ini. Upaya penanggulangan tersebut dilakukan secara intensif melalui kombinasi metode darat dan udara guna mengendalikan situasi di lapangan.
Strategi Operasi Darat dan Udara di Lampung Timur
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut turun tangan memberikan dukungan nyata dalam penanganan darurat ini. Bersama dengan jajaran pemerintah daerah setempat serta berbagai unsur terkait lainnya, BNPB memfokuskan sumber daya untuk melakukan pemadaman secara langsung di titik-titik krusial.
Selain tindakan pemadaman fisik, tim gabungan juga mengoptimalkan kegiatan pemantauan titik api secara berkala. Langkah ini menjadi prioritas utama guna mengantisipasi pergerakan api agar tidak merambat semakin luas ke bagian lain dari kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas.
Cakupan Area Terdampak Karhutla Way Kambas
Berdasarkan data penanganan di lapangan, luas lahan yang terdampak oleh peristiwa karhutla ini telah mencapai angka 40 hektare. Hingga laporan ini diturunkan, area sebesar itu tercatat masih terbakar dan menjadi sasaran utama operasi penanggulangan oleh tim gabungan.
Berbagai langkah pencegahan secara terpadu terus digalakkan oleh unsur pemerintah daerah bersama BNPB dan instansi terkait untuk membatasi ruang pergerakan api. Koordinasi lintas sektoral ini diharapkan mampu mempercepat proses penjinakan api di kawasan tersebut tanpa memperluas kerusakan lingkungan di area konservasi.

