Lewati ke konten utama
November 5, 2026Tim Redaksi Berita.Indotrenesia.com
Berita.Indotrenesia
Home›Ekonomi›Artikel
Ekonomi

Harga Beras hingga Cabai Naik, Data PIHPS BI Catat Tren Pangan

September 10, 2026 · Tim Redaksi Berita.Indotrenesia.com
Harga Beras hingga Cabai Naik, Data PIHPS BI Catat Tren Pangan

JAKARTA — Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia mencatat tren kenaikan pada sejumlah komoditas pangan utama secara nasional pada Kamis (10/9/2026). Pergerakan harga tersebut mencakup berbagai bahan kebutuhan pokok harian masyarakat.

Berdasarkan pemantauan resmi PIHPS Bank Indonesia, kenaikan harga terjadi secara serentak pada empat komoditas vital, yakni beras, cabai, gula, serta minyak goreng curah.

Daftar Komoditas Pokok yang Mengalami Pergerakan Harga

Data harian yang dirilis oleh otoritas moneter tersebut mengonfirmasi bahwa tekanan harga terjadi pada sektor kebutuhan dasar harian. Berikut adalah komoditas yang tercatat mengalami kenaikan:

  • Beras: Bahan pangan pokok utama masyarakat mencatatkan pergerakan harga ke atas secara nasional.
  • Cabai: Bumbu dapur utama ini mengalami lonjakan harga pada perdagangan hari ini.
  • Gula: Komoditas pemanis dasar turut mencatatkan tren kenaikan harga di pasar.
  • Minyak Goreng Curah: Kebutuhan minyak konsumsi masyarakat menengah ke bawah mencatatkan penyesuaian harga.

Cakupan Pemantauan Pasar Nasional

Rangkuman data harga bahan pokok ini bersumber langsung dari sistem pencatatan PIHPS Bank Indonesia yang memantau pergerakan komoditas strategis secara berkala di berbagai pasar tradisional nasional.

Pada publikasi awal periode 10 September 2026 ini, laporan resmi belum memuat rincian besaran persentase kenaikan maupun angka nominal harian per kilogram atau liter untuk tiap-tiap wilayah. Keterbatasan rincian angka tersebut membuat estimasi dampak kewilayahan belum dapat dipastikan secara terperinci.

Meski demikian, rujukan data PIHPS Bank Indonesia ini tetap menjadi sinyal penting bagi penentu kebijakan, pelaku usaha, serta konsumen dalam merespons dinamika pasokan dan harga pangan nasional.

Sumber referensi: Sindikasi celebrity.okezone.com — Baca sumber