Lewati ke konten utama
November 4, 2026Tim Redaksi Berita.Indotrenesia.com
Berita.Indotrenesia
Home›Nusantara›Artikel
Nusantara

Gunung Ili Lewotolok Erupsi 215 Kali, Jauhi Radius 3 Km

September 27, 2026 · Tim Redaksi Berita.Indotrenesia.com
Gunung Ili Lewotolok Erupsi 215 Kali, Jauhi Radius 3 Km

Aktivitas vulkanik Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menunjukkan intensitas tinggi setelah mencatatkan 215 kali letusan dalam kurun waktu 24 jam. Rangkaian erupsi tersebut mengonfirmasi dinamika vulkanik gunung api ini yang tergolong masih aktif bergerak.

Berdasarkan hasil pemantauan, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok dipertahankan pada Status Level II atau Waspada. Menyikapi tingginya frekuensi letusan tersebut, masyarakat setempat maupun wisatawan diminta untuk sepenuhnya menjauhi area zona bahaya hingga radius 3 kilometer dari pusat aktivitas kawah.

Penetapan Batas Aman Radius 3 Kilometer

Jumlah letusan yang menembus angka 215 kali dalam hitungan sehari memperlihatkan bahwa suplai magma dan pelepasan gas di dalam kawah masih berlangsung secara intensif. Pembatasan jarak aktivitas hingga 3 kilometer dipatok untuk menghindari ancaman langsung lontaran material pijar maupun bahaya vulkanik lainnya.

Masyarakat di kawasan lereng diimbau tidak melakukan kegiatan apa pun di dalam batas steril tersebut. Kepatuhan terhadap rekomendasi jarak aman menjadi kunci utama pencegahan dampak buruk saat terjadi peningkatan aktivitas mendadak.

Kewaspadaan Warga di Lembata

Meski tingkat ancaman saat ini belum dinaikkan dari Level II (Waspada), tingginya angka letusan harian menegaskan pentingnya kesiapsiagaan penuh. Otoritas terkait tetap memantau secara berkala setiap perubahan deformasi maupun kegempaan dari Gunung Ili Lewotolok demi menjamin keselamatan warga di sekitar Lembata.

Sumber referensi: mediaindonesia.com RSS Feed — Baca sumber